Praktek Belajar Lapangan Perencanaan Program Gizi


pbl ppg1

Politeknik Kesehatan Kemenkes Makassar Jurusan Gizi menyelenggarakan kegiatan Praktek Belajar Lapangan Perencanaan Program Gizi (PBL-PPG) yang dikemas dalam bentuk survei dasar gizi pada tanggal 13-18 Oktober tahun 2014 di Kecamatan Mallusetasi dan Kecamatan Soppeng Riaja Kabupaten Barru. Kegiatan tersebut melibatkan 84 mahasiswa dan 15 dosen pembimbing. Mahasiswa dibagi menjadi 15 Desa/Kelurahan, dimana setiap Desa/Kelurahan terdiri atas 5-6 mahasiswa dan 1 Dosen pembimbing.

Secara umum, praktek Belajar Lapangan Perencanaan Program Gizi bertujuan untuk mengetahui masalah gizi di Kecamatan Soppeng Riaja dan Kecamatan Mallusetasi Kabupaten Barru, sedangkan secara khusus bertujuan untuk :

  1. Menganalisis status gizi anak usia 0-60
  2. Mengetahui pola asuh anak usia 0-60
  3. Mengetahui pengetahuan ibu tentang praktek pemberian makan pada anak usia 0-60
  4. Mengetahui praktek pemberian makan pada anak usia 0-60
  5. Mengetahui praktek PHBS pada anak usia 0-60
  6. Mengetahui frekuensi makan pada anak usia 6-50
  7. Menganalisis tingkat asupan zat gizi pada anak usia 6-50
  8. Menganalisis tingkat asupan zat gizi ibu menyusui.
  9. Menganalisis status gizi ibu hamil
  10. Mengetahui riwayat kehamilan pada ibu hamil
  11. Mengetahui pengetahuan ibu hamil tentang masalah gizi pada ibu hamil
  12. Mengetahui pengetahuan ibu hamil tentang pemberian ASI
  13. Menganalisis tingkat asupan zat gizi pada ibu hamil.
  14. Mengetahui profil kader posyandu
  15. Mengetahui tingkat pengetahuan kader posyandu tentang gizi
  16. Menganalisis Status Gizi anak sekolah
  17. Menganalisis Pola Makanan Jajanan anak sekolah
  18. Menganalisis Kebiasaan Sarapan anak sekolah

Populasi kegiatan tersebut ialah semua kelompok rentan yang terdiri atas anak balita umur 0 – 60 bulan, ibu hamil,  kader posyandu, dan anak usia sekolah yang ada di Kecamatan Soppeng Riaja dan Kecamatan Mallusetasi Kabupaten Barru. Sedangkan sampel ialah anak balita umur 0 – 60 bulan, ibu hamil, kader posyandu, dan anak sekolah kelas 3 dengan kriteria sebagai berikut :

  1. Bersedia menjadi sampel
  2. Penduduk permanen pada wilayah pengumpulan data dasar
  3. Anak dan ibu dalam kondisi sehat jasmani dan rohani
  4. Tidak meninggalkan tempat dalam waktu selama pengumpulan data

Pada akhir kegiatan, mahasiswa dituntut untuk membuat laporan  analisis situasi masalah gizi di wilayah tersebut serta rencana intervensi. Rencana intervensi tersebut akan diimplementasikan pada semester berikutnya dalam kegiatan Praktek Kerja Lapangan (PKL) Manajemen Intervensi Gizi Masyarakat yang akan dilaksanakan sekitar bulan Februari 2015.

pbl ppg

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *