Living Cost

1.     Tempat Tinggal

Tempat tinggal adalah hal pertama yang harus dipikirkan para perantau, khususnya yang berasal dari daerah yang jauh. Biaya tempat tinggal ini bisa disesuaikan dengan kebutuhan, di sini Anda bisa memiliki kamar kos, rumah kontrakan hingga apartemen. Pilih yang paling nyaman dan sesuai dengan kebutuhan.

Untuk biaya kamar kos dengan fasilitas nyaman di Makassar, kisaran harga sewanya antara Rp1 juta hingga Rp1,5 juta. Jika ingin yang lebih dari nyaman dengan kamar mandi dalam bisa seharga Rp1,7 hingga Rp2 juta. Harga sewa apartemen di Makassar dan sekitarnya tentu lebih mahal, bisa mencapai Rp4 jutaan per bulan.

2.     Makan dan Minum

Selanjutnya adalah biaya makan  dan minum sehari-hari untuk bertahan hidup di Makassar. Biaya untuk ini juga tergantung pada tiap orang, namun jika dihitung rata-rata harga seporsi makanan di Makassar, berkisar antara Rp15 – Rp20 ribu per porsi. Jika satu hari Anda makan tiga kali maka maksimal habis Rp60 ribu, jika dihitung satu bulan Rp1,8 juta. Beda cerita jika masak sendiri yang pastinya lebih murah.

3.     Transportasi

Untuk kebutuhan transportasi di Makassar, jika menggunakan kendaraan pribadi, Anda harus menghitung kebutuhan BBM dan biaya parkir. Tentu jumlahnya tidak bisa disamaratakan sebab mobilitas setiap orang berbeda.

Sedangkan tarif angkutan umum berkisar antara Rp8 – Rp10 ribu satu kali jalan, tinggal hitung berapa banyak Anda bepergian.

4.     Biaya Utilitas

Jika menyewa atau membeli tempat tinggal di Makassar, Anda juga harus memikirkan biaya utilitas setiap bulannya. Beberapa pemilik rumah mungkin sudah memasukkan dalam biaya sewa.

Sebaiknya Anda pastikan lebih dulu sebelum menyewa. Besaran biayanya bisa berbeda-beda tergantung penggunaan.

5.     Komunikasi

Di zaman sekarang rasanya sangat sulit untuk hidup tanpa alat komunikasi. Baik untuk menghubungi keluarga yang jauh, berbagai urusan tempat kerja hingga mencari hiburan di sosial media.

Karenanya penting untuk menyediakan anggaran untuk komunikasi. Anggarannya bisa Rp50 hingga Rp100 ribu atau bisa lebih dari itu.

6.     Belanja Bulanan

Kebutuhan bulanan selain bahan masakan, perlengkapan mandi, camilan dan sebagainya. Karena setiap orang memiliki kebutuhan berbeda, hitunglah untuk menyiapkan dana Rp300 hingga Rp500 ribu setiap bulannya. Berburu diskon bisa menjadi pilihan untuk menekan pengeluaran aneka biaya bulanan. Namun ingat jangan sampai karena kalap harga diskon malah membeli barang yang tidak dibutuhkan.

7.     Biaya Tak Terduga

Jangan sampai tidak menyiapkan dana tidak terduga, meski tidak selalu dipakai biaya ini tetap harus disiapkan. Di antaranya berjaga jika nanti sakit dan harus berobat. Jika bulan ini tidak terpakai maka menjadi tabungan tetap sebagai biaya tidak terduga dan kembali anggarkan tahun berikutnya.

8.     Hiburan dan Rekreasi

Terakhir siapkan dana untuk menghibur diri sendiri. Untuk sarana hiburan sebenarnya tidak harus mahal, bisa menganggarkan untuk nonton film terbaru di bioskop, menonton konser atau berjalan-jalan di Pantai Losari Makassar. Sesekali hal tersebut diperlukan untuk kesehatan jika dan agar kembali segar ketika kembali bekerja.

Itu dia rincian biaya hidup di Makassar bagi perantau yang datang bekerja maupun menempuh pendidikan di Ibu Kota Sulawesi Selatan.

—————-

Sumber:

https://sulsel.idntimes.com/travel/tips/idn-times-hyperlocal/rincian-biaya-hidup-di-makassar-bagi-perantau-dan-anak-kost